kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS793.000 0,63%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Tag

XL Axiata

Pedagang mengambil salah satu ponsel di salah satu gerai di ITC Roxy Mas, Jakarta, Kamis (23/1/2020). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.
Pedagang mengambil salah satu ponsel di salah satu gerai di ITC Roxy Mas, Jakarta, Kamis (23/1/2020). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memastikan program pemblokiran gawai black market (BM) alias ilegal melalui nomor International Mobile Equipment Identity (IMEI) berlangsung mulai 18 April 2020. Kemkominfo mengklaim uji coba program ini sukses terlaksana pada 17-18 Februari lalu.

Direktur Standarisasi Perangkat Pos dan Informatika Direktorat Jenderal SDPPI Kominfo Mochamad Hadiyana menerangkan uji coba berlangsung melalui dua mekanisme pemblokiran berbeda yakni blacklist dan whitelist.

Metode blacklist menerapkan normally on atau semua pemilik ponsel BM maupun legal masih tetap dapat mengakses layanan internet setelah membeli ponsel dan dinyalakan. Namun setelah ponsel aktif dan teridentifikasi oleh sistem, maka ponsel dengan IMEI tak terdaftar akan segera diblokir.

BERITA TERKAIT
Berita Lainnya

Close [X]